“Hartamu dan anak-anakmu
itu hanyalah sebagai cobaan”
يَا
أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَخُونُواْ اللّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُواْ
أَمَانَاتِكُمْ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ ﴿٢٧﴾
وَاعْلَمُواْ
أَنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلاَدُكُمْ فِتْنَةٌ وَأَنَّ اللّهَ عِندَهُ أَجْرٌ
عَظِيمٌ ﴿٢٨﴾
Didalam Al-Qur’an
pada surat Al-Anfaal ayat 27 – 28 disebutkan : “ Hai orang-orang yang beriman
janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul ( Muhammad ) dan ( juga ) janganlah
kamu mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu sedang kamu
mengetahui. Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai
cobaan dan sesungguhnya disisi Allah-lah pahala yang besar “.
Coba kita cermati
ayat Al-Qur’an ini, apa sebenarnya yang
terkandung didalamnya. Seorang yang
beriman, siapa itu orang yang beriman ? Kalau orang sudah beriman ( mengenal
Allah dan mengakui Rasulnya ) pasti dia seorang muslim. Bagaimana sorang muslim
dan yang sudah beriman bersikap setiap kali disebut didalam Al-Qur’an ?
Ketika seorang
muslim disentuh keimanannya, adakah kesadaran dan rasa eling ( ingat ) saat
disebut nama Allah dan Rasulnya ( Muhammad ) ? kenapa harus mengkianati Allah ?
apa yang diakianatinya ? adakah kesadaranya bahwa seorang muslim tersebut
dikatakan mengkianati Allah dan Rasul ( Muhammad ) ?
Coba kita memberi
contoh sederhana seperti ini :
1. Ketika seorang
yang beriman ( muslim ) merasa sukses didalam menjalani hidupnya kemudian orang
tersebut mengatakan “ini karena kepintaranku, ini juga karena usahaku dan ini
juga karena kerja keras aku ?!”
2. Ketika seorang
yang beriman ( muslim ) mendapatkan karunia yang berlimpah dan rejeki yang
lebih, kemudian orang tersebut mengatakan “Sejak kelahiran anakku ini semua
telah berubah, anak telah membawa rejeki dan keberuntungan ?!”
Apakah seorang muslim yang beriman dan taat kepada
Allah dan Rasulnya ( Muhammad ) mengetahui bahwa didalam hidup dan
perjalanannya banyak sekali atauran-aturan Allah dan sunnah Rasul ( Muhammad )
mesti diikuti ? baik itu yang diperintahkan maupun larangan-larangnnya ? Apakah
aturan yang diberikan oleh Allah dan rasulnya ( Muhammad ) bisa disebut amanah
bagi seorang muslim yang beriman ? Kalau seorang muslim yang beriman tersebut
mengakui perintah dan larangan dari Allah dan Rasulnya ( Muhammad ) bisa dan mau
mengabaikan dengan penuh kesadaran ?
Allah SWT terus mengingatkan dan selalu mengingatkan
kepada hambanya yang dicintai dan disayangi dengan “hartamu dan anak-anakmu
itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya disisi Allah-lah pahala yang besar”,
Subhanallah . . ., ayat ini memberi kesadaran kepada kita bahwa semua ini hanya
karena Allah dan Rasulnya ( Muhammad ). Maha suci Allah dengan semua firmannNYA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar