Tampilkan postingan dengan label ayat 27-28. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ayat 27-28. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Mei 2015

HARTAMU DAN ANAK-ANAKMU ITU HANYALAH SEBAGAI COBAAN

“Hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan”
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَخُونُواْ اللّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُواْ أَمَانَاتِكُمْ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ ﴿٢٧﴾
وَاعْلَمُواْ أَنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلاَدُكُمْ فِتْنَةٌ وَأَنَّ اللّهَ عِندَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ ﴿٢٨﴾
Didalam Al-Qur’an pada surat Al-Anfaal ayat 27 – 28 disebutkan : “ Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul ( Muhammad ) dan ( juga ) janganlah kamu mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu sedang kamu mengetahui. Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya disisi Allah-lah pahala yang besar “.

Coba kita cermati ayat Al-Qur’an ini,  apa sebenarnya yang terkandung didalamnya.  Seorang yang beriman, siapa itu orang yang beriman ? Kalau orang sudah beriman ( mengenal Allah dan mengakui Rasulnya ) pasti dia seorang muslim. Bagaimana sorang muslim dan yang sudah beriman bersikap setiap kali disebut didalam Al-Qur’an ?
Ketika seorang muslim disentuh keimanannya, adakah kesadaran dan rasa eling ( ingat ) saat disebut nama Allah dan Rasulnya ( Muhammad ) ? kenapa harus mengkianati Allah ? apa yang diakianatinya ? adakah kesadaranya bahwa seorang muslim tersebut dikatakan mengkianati Allah dan Rasul ( Muhammad ) ?
Coba kita memberi contoh sederhana seperti ini :
1.  Ketika seorang yang beriman ( muslim ) merasa sukses didalam menjalani hidupnya kemudian orang tersebut mengatakan “ini karena kepintaranku, ini juga karena usahaku dan ini juga karena kerja keras aku ?!”
2.  Ketika seorang yang beriman ( muslim ) mendapatkan karunia yang berlimpah dan rejeki yang lebih, kemudian orang tersebut mengatakan “Sejak kelahiran anakku ini semua telah berubah, anak telah membawa rejeki dan keberuntungan ?!”
Apakah seorang muslim yang beriman dan taat kepada Allah dan Rasulnya ( Muhammad ) mengetahui bahwa didalam hidup dan perjalanannya banyak sekali atauran-aturan Allah dan sunnah Rasul ( Muhammad ) mesti diikuti ? baik itu yang diperintahkan maupun larangan-larangnnya ? Apakah aturan yang diberikan oleh Allah dan rasulnya ( Muhammad ) bisa disebut amanah bagi seorang muslim yang beriman ? Kalau seorang muslim yang beriman tersebut mengakui perintah dan larangan dari Allah dan Rasulnya ( Muhammad ) bisa dan mau mengabaikan dengan penuh kesadaran ?

Allah SWT terus mengingatkan dan selalu mengingatkan kepada hambanya yang dicintai dan disayangi dengan “hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya disisi Allah-lah pahala yang besar”, Subhanallah . . ., ayat ini memberi kesadaran kepada kita bahwa semua ini hanya karena Allah dan Rasulnya ( Muhammad ). Maha suci Allah dengan semua firmannNYA.